Dampak Buruk Pakai Hand Sanitizer Terlalu Sering untuk Cegah COVID-19

Dampak Buruk Pakai Hand Sanitizer Terlalu Sering untuk Cegah COVID-19
source: https://oss.beautynesia.id/photo/temporary/2356e03bb5fb81bcdddbea771ebbb3bd.jpeg

Pemakaian hand sanitizer untuk mencegah virus corona terlalu sering justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

beautynesia.id merupakan salah satu media kecantikan wanita terbesar di Indonesia. Ada 20-30 artikel baru setiap harinya yang membahas tentang Kecantikan, Fashion, Health, Food, dan Giveaway menarik. Yuk, cek selalu artikel populer beautynesia.id setiap harinya dengan bookmark, Facebook, LINE (@beautynesia), dan Beautynesia Apps!

Mewabahnya virus COVID-19 di banyak negara membuat hand sanitizer menjadi barang langka dan paling dicari. Cairan pembunuh kuman atau hand sanitizer diyakini sebagai salah satu langkah pencegahan dari virus corona. 

Namun, pemakaian hand sanitizer terlalu sering juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Berikut beberapa efek samping dari pemakaian hand sanitizer terlalu sering yang dihimpun dari berbagai sumber. 

Iritasi Kulit

Iritasi Kulit
source: https://wolipop.detik.com/sale-and-shop/d-4921909/cegah-virus-corona-7-hand-sanitizer-ini-punya-kandungan-alkohol-lebih-dari-50

Kandungan alkohol dalam hand sanitizer dapat menimbulkan rasa kering, gatal, dan panas di tangan. Karena itu, penggunaan hand sanitizer sangat tidak dianjurkan bagi pemilik kulit sensitif. Selain itu, hindari juga pemakaian cairan pembersih kuman di area selain tangan, seperti mata, mulut, hidung, serta daerah genital. Jangan gunakan hand sanitizer pada bayi atau anak-anak lantaran kulit mereka lebih rentan terkena iritasi. Pilih hand sanitizer khusus anak-anak. 

<baca juga>
Rentan Infeksi
Rentan Infeksi

Meski sedang wabah virus COVID-19, penggunaan hand sanitizer yang terlalu sering dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi. Menurut Sarah Janssen, dokter dari Natural Resources Defense Council, dibandingkan mencuci tangan dengan sabun dan air, hand sanitizer tidak efektif dalam membunuh kuman. Tak heran, bila Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan mencuci tangan dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik. 

Baca Juga: Tembus 1Miliar! Rachel Vennya dan Atta Halilintar Sukses Galang Dana untuk Corona

Dapat Merusak Sistem Hormon

Dapat Merusak Sistem Hormon
source: https://wolipop.detik.com/health-and-diet/d-4922012/cara-membuat-hand-sanitizer-sendiri-di-rumah-gampang

Selain kandungan alkohol, banyak hand sanitizer yang diformulasikan menggunakan triclosan sebagai pengganti alkohol. Triclosan berfungsi sebagai obat antibakteri serta antijamur. Sayangnya, triclosan mudah diserap ke dalam kulit dan masuk ke aliran darah sehingga kurang baik bagi kesehatan tubuh, seperti dapat menggangu sistem hormon juga alergi. 

<baca juga>
Memperlemah Sistem Imun

Memperlemah Sistem Imun
source: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4430949/musim-sakit-ini-5-cara-alami-meningkatkan-sistem-imun-tubuh-1

Alih-alih menjaga tubuh dari kuman dan virus corona, penggunaan hand sanitizer terlalu sering justru dapat memperlemah sistem imunitas, terlebih bagi anak-anak. Sebab, bila terlalu bersih, sistem imun akan terbiasa untuk tidak bekerja yang akhirnya tidak bisa melawan penyakit yang tiba-tiba menyerang. Akibatnya, seseorang akan mudah terserang berbagai penyakit dan virus. Karena itu, jangan berlebihan memakai hand sanitizer agar sistem imun tidak lemah. 


Baca Juga: Golongan Darah A Lebih Rentan Virus COVID-19 Dibanding Golongan Darah O


Related Articles
Popular Forum
Related Articles
Recommended Articles
Recommended Forum
Popular Blog
Popular Articles
Category Articles
Related Articles
Category Popular
Weekly Popular