Menyeramkan! Ini 7 Virus Paling Mematikan Sepanjang Sejarah

Menyeramkan! Ini 7 Virus Paling Mematikan Sepanjang Sejarah
source: https://oss.beautynesia.id/photo/temporary/ff763a04a3517fd924964661addf284c.jpeg

Akhir-akhir ini virus corona tengah jadi perbincangan dunia karena penyebarannya ke 13 negara. Selain virus corona, ada deretan virus lainnya yang paling mematikan sepanjang sejarah, Ladies. Berikut rangkumannya!

beautynesia.id merupakan salah satu media kecantikan wanita terbesar di Indonesia. Ada 20-30 artikel baru setiap harinya yang membahas tentang Kecantikan, Fashion, Health, Food, dan Giveaway menarik. Yuk, cek selalu artikel populer beautynesia.id setiap harinya dengan bookmark, Facebook, LINE (@beautynesia), dan Beautynesia Apps!

1. Virus Marburg
1. Virus Marburg
source: https://monitor.co.ug

Virus marburg merupakan virus paling mematikan sepanjang sejarah yang ditemukan para ilmuwan pada tahun 1967. Temuan ini muncul ketika wabah kecil menimpa pekerja laboratorium di Jerman yang terekpos monyet dari Uganda. Virus marburg ini dapat menyebabkan demam hemoragik.

Artinya, penderita akan mengalami demam tinggi dan pendarahan sehingga menyebabkan kegagalan organ hingga kematian. Angka kematian dalam wabah pertama adalah 25%, namun menjadi 80% dalam wabah kedua pada tahun 1998-2000 di Kongo dan tahun 2005 di Angola.

2. Virus Ebola
2. Virus Ebola
source: https://telegraph.co.uk

Wabah pertama ebola terjadi secara simultan di Sudan dan Kongo pada tahun 1976, Ladies. Salah satu virus paling mematikan sepanjang sejarah ini menyebar melaui darah, cairan tubuh atau jaringan tubuh manusia dan hewan yang terifeksi. Wabah terbesar virus ebola terjadi di Afrika Barat pada tahun 2014.

<baca juga>
3. Virus Rabies
3. Virus Rabies
source: https://hellosehat.com

Virus rabies ini identik dengan anjing karena hewan tersebut seringkali menularkan rabies kepada manusia. Kendati demikian, hewan seperti tikus, kucing dan mamalia lainnya juga mampu menjadi perantara. Meskipun vaskin rabies telah ditemukan pada tahun 1920-an, namun salah satu virus paling mematikan sepanjang sejarah ini pernah menjadi masalah serius di India dan sebagian Afrika. Virus rabies sangat mengerikan karena mampu merusak otak.

4. Virus HIV
4. Virus HIV
source: https://en.wikipedia.org

Di era modern ini, salah satu virus paling mematikan masih tak terlepas dari HIV. Pasalnya korban meninggal karena virus ini total berjumlah 36 juta di dunia, sejak pertama kali ditemukan pada awal tahun 1980-an. HIV tidak semudah itu untuk menular karena virus ini hanya bisa masuk melalui cairan tubuh, seperti darah, saliva, sperma dan sel telur. HIV mampu menyebabkan pelemahan imun dan bisa berujung kepada kematian.

<baca juga>
5. Virus Cacar
5. Virus Cacar
source: https://hellosehat.com

Pada tahun 1980, dunia dideklarasikan bebas dari virus cacar. Namun, sebelumnya manusia berjuang melawan cacar di mana 1 dari 3 penderitanya meninggal. Mereka yang tetap hidup bisa buta atau memiliki bekas luka permanen. Pakar sejarah menyebut 90% populasi asli Amerika meninggal karena cacar yang dibawa oleh para penjelajah Eropa. Pada abad ke-2 saja, diperkirakan cacar membunuh 300 juta manusia.

6. Virus Influenza
6. Virus Influenza
source: https://tacuralnoticias.com

Virus influenza termasuk salah satu virus paling mematikan sepanjang sejarah lho, Ladies. Influenza atau flu memang tergolong ringan, tapi virus ini memiliki jenis beragam. Jenis virus flu mematikan yang pernah beredar didunia adalah H5N1 (flu burung), H1NI (flu babi dan flu Spanyol). Flu Spanyol yang muncul pada tahun 1918 membuat 40% populasi dunia menderita sakit dan jumlah korban meninggal sebanyak 50 juta orang.

7. Virus Demam Berdarah
7. Virus Demam Berdarah
source: https://bloomberg.com

Virus mematikan sepanjang sejarah yang terakhir adalah virus demam berdarah atau dengue virus. Virus ini pertama kali muncul pada tahun 1950-an di Filipina dan Thailand, lalu menyebar ke daerah tropis dan subtropis. Lebih dari 40% persen manusia hidup di daerah endemi dengue.

Menurut WHO, demam berdarah diderita 50 sampai 100 juta orang per tahun. Meski angka kematian karena virus ini lebih rendah daripada virus lain, namun tetap saja jika tidak dirawat, virus demam berdarah dapat menyebabkan penyakit mirip ebola dengan angka mortalitas 20%.


Related Articles
Popular Forum
Related Articles
Recommended Articles
Recommended Forum
Popular Blog
Popular Articles
Category Articles
Related Articles
Category Popular
Weekly Popular