Inilah Desain Gaun Pernikahan dari Masa ke Masa, Tertarik Coba?

Inilah Desain Gaun Pernikahan dari Masa ke Masa, Tertarik Coba?
source: https://oss.beautynesia.id/photo/temporary/930cb5397fa9084aa0f987962660bc3a.jpeg

Gaun pernikahan memang selalu identik dengan hal yang indah-indah dan menarik. Seiring dengan berkembangnya dunia fashion, tren gaun pernikahan pun berubah- ubah mengikuti zaman. Bagaimana desain gaun pernikahan dari masa ke masa? Yuk simak berikut ini.

beautynesia.id merupakan salah satu media kecantikan wanita terbesar di Indonesia. Ada 20-30 artikel baru setiap harinya yang membahas tentang Kecantikan, Fashion, Health, Food, dan Giveaway menarik. Yuk, cek selalu artikel populer beautynesia.id setiap harinya dengan bookmark, Facebook, LINE (@beautynesia), dan Beautynesia Apps!

Tahun 1900 Gaya Victorian
Tahun 1900 Gaya Victorian
source: https://pinterest.com

Pada awal abad ke 20-an, gaya Victorian mendominasi gaun pengantin dengan ciri long sleeves gown dan model kerah tinggi serta veils panjang. Namun sejak Perang Dunia I, gaun pengantin berciri siluet ketat dengan torso serta rok panjang menggembung tercatat banyak digunakan.
 

Tahun 1920 Inovasi Baru
Tahun 1920 Inovasi Baru
source: https://pinterest.com

Di tahun 1920, industri tekstil mulai berkembang. Pada periode itu wanita tidak lagi mengenakan gaun panjang dengan veils. Pilihannya lebih simple dengan setelan blus dan rok, cape, dilengkapi dengan topi yang gaya. Hal ini disebut sebagai inovasi baru di dunia fashion. Seperti setelan abu-abu dengan aksen bulu pada bagian topi cape yang dikenakan Ruth Taylor pada pernikahannya.
 

<baca juga>
Tahun 1930 Anggun
Tahun 1930 Anggun
source: https://pinterest.com

Tahun 1930 perekonomian Amerika mulai membaik, fashion semakin berkembang melalui industri perfilman. Para selebriti yang menikah mengenakan gaun pengantin yang terbuat dari bahan lace, silk, shiffon silk, tule yang elegan. Potongan gaunnya simpel, seperti model raglan blouse, blazer, rok knee lenght, dengan teknik bias cut atau gaun lurus minimalis menyentuh lantai.
 

Tahun 1940 Sleek and Simple
Tahun 1940 Sleek and Simple
source: https://vintageinn.ca

Pengaruh Perang dunia II membuat masyarakat depresi dan membawa dampak negatif bagi industri fashion juga. Para wanita tak lagi memikirkan gaun pengantin seperti apa yang akan dikenakannya, dan memilih meminjam dari kerabat atau sahabat yang telah menikah sebelumnya. Kalau pun memutuskan membuat gaun pengantin, modelnya begitu sederhana dengan menggunakan bahan lokal. Sleek and simple inilah yang menjadi tren saat itu.

Contohnya seperti Gloria Vanderbilt yang menikah dengan Pasquale Di Cicco pada bulan Desember 1941, ia mengenakan gaun terusan simple knee lenght dari bahan satin lokal. 
 

<baca juga>
Tahun 1950 Fashion Icon
Tahun 1950 Fashion Icon
source: https://pinterest.com

Berakhirnya Perang Dunia II menandai munculnya desainer-desainer yang menjadi fashion icon pada masa itu, seperti Givenchy, Balenciaga, Claire McCardell yang kemudian memunculkan tren baru dengan gaun pengantin tradisional ala Cinderella berupa ball gown dengan siluet yang ketat di bagian atasnya. Seperti gaun pengantin yang dikenakan aktris Grace Kelly saat menikah dengan Pangeran Reiner dari Monaco tahun 1956.
 

Tahun 1960 Simple Uniform
Tahun 1960 Simple Uniform
source: https://reddit.com

Tahun ini adalah tahun yang menggambarkan kebebasan, kemerdekaan, perdamaian, cinta, anti kekerasan dan perang. Wanita yang menikah tidak tertarik lagi dengan busana tradisional yang membatasi gerak. Gaun pengantin umumnya bermodel simpel, bergaya uniform, baby doll, little dress, dan kaftan. Bahan yang digunakan seperti dari lace, satin silk, tafeta. Seperti yang dikenakan Mia Farrow saat menikah dengan penyanyi Frank Sinatra di tahun 1966.
 

Tahun 1970 Seksi, Elegan dan Feminim
Tahun 1970 Seksi, Elegan dan Feminim
source: https://clbxg.com

Gaun pengantin tahun 1970 adalah ekspresi yang berkesinambungan darivera 1960-an sampai pertengahan 70-an. Penekanannya pada garis seksi, elegan dan feminin. Gaun pengantin gaya tradisional tidak ditinggalkan sama sekali, namun gaun pengantin modern dari bahan satin, silk, lace dan linen yang soft menjadi pilihan utama. 
 

Tahun 1980 Fairy Tales
Tahun 1980 Fairy Tales
source: https://pinterest.com

Hal ini berawal dari pernikahan Lady Diana dengan Pangeran Charles di tahun 1981 yang dianggap sebagai pernikahan termahal pada masanya. Gaun pengantin yang dikenakan Lady Diana begitu fenomenal dengan thrill yang sangat panjang. Gaun warna putih gading beraksen kerut dengan garis potongan melekat di badan itu merupakan icon tahun 80-an dan masih terus diperbincangkan bertahun-tahun kemudian.
 

Tahun 1990 Glam and Socialite
Tahun 1990 Glam and Socialite
source: https://clbxg.com

Pada tahun ini fashion menjadi bagian penting dalam bersosialisasi. Di saat yang bersamaan fashion mengalami kejenuhan, hingga muncullah tren gaun pengantin dari tahun-tahun sebelumnya, seperti ball gown tahun 80-an , gaya seksi tahun 60-an dan seterusnya.
 

Tahun 2000 dari Vintage Hingga Futuristik
Tahun 2000 dari Vintage Hingga Futuristik
source: https://brides.com

Mengawali era milenium, gaun pengantin makin banyak ragamnya. Dari gaya vintage, romantis, simpel hingga futuristik mewarnai tren busana pengantin tahun 2000-an. Begitu juga dengan pemilihan bahannya mulai dari French lace, satin, satin silk, shiffon silk, tafeta, hingga bahan tradisional. Salah satu yang fenomenal adalah gaun pengantin rancangan Sarah Burton dari Rumah Model Alexander McQueen yang dikenakan Kate Middleton saat menikah dengan Pangeran William di tahun 2011.
 


Related Articles
Popular Forum
Related Articles
Recommended Articles
Recommended Forum
Popular Blog
Popular Articles
Category Articles
Related Articles
Category Popular
Weekly Popular