Rahasia Kelam Pembuatan Highlighter yang Perlu Kamu Ketahui

Rahasia Kelam Pembuatan Highlighter yang Perlu Kamu Ketahui
source: https://res.cloudinary.com/jerrick/image/upload/f_auto,fl_progressive,q_auto,c_fit,w_1024/jfggruc4ddzb0utyxepg

Highlighter menjadi salah satu produk wajib dalam make up untuk membuat tampilan yang glowing dan shimmering. Berbagai brand lokal pun sudah banyak yang memulai memproduksi highlighter sebagai salah satu produknya. Tapi ada hal yang perlu kamu ketahui tentang rahasia kelam dibalik pembuatan produk kecantikan ini.

beautynesia.id merupakan salah satu media kecantikan wanita terbesar di Indonesia. Ada 20-30 artikel baru setiap harinya yang membahas tentang Kecantikan, Fashion, Health, Food, dan Giveaway menarik. Yuk, cek selalu artikel populer beautynesia.id setiap harinya dengan bookmark, Facebook, LINE (@beautynesia), dan Beautynesia Apps!

Bahan Baku Highlighter

Banyak yang belum tahu, kalau kilap yang dihasilkan oleh highlighter dihasilkan dari mineral bernama Mica. Gemerlap pada mica ini yang nantinya digunakan untuk menambahkan kilau pada segala hal, mulai dari cat mobil, eyeshadow, juga highlighter setelah diolah dan dijadikan bubuk mica. Nah, mica ini diperoleh melalui proses penambangan. Lalu dimana bagian kelamnya? 

source: https://media.allure.com/photos/5988c701d971e022b386d063/master/pass/highlighters_lede.jpg
source: https://www.thenewsminute.com/sites/all/var/www/images/Mica%20basket%20(Image%20-%20Thomson%20Reuters%20Foundation).jpg 
 
Penambangan Mica

Mica adalah mineral silikat mengkilap dengan struktur berlapis, ditemukan dalam skala kecil pada granit dan batuan lainnya, atau sebagai kristal. Sebagian besar mica dunia berasal dari India. Industri mica bernilai setengah miliar dolar dan India adalah pusatnya.

Mica yang mereka miliki adalah yang terbesar di dunia dan memiliki kualitas tertinggi. Sayangnya, pada investigasi Thomson Reuters Foundation 2016 mengungkapkan bahwa mica ditambang oleh anak-anak dan dapat membahayakan nyawa mereka. 

source: https://i2.wp.com/anaisalife.com/wp-content/uploads/2019/06/Mica_04.jpg?fit=940%2C626&ssl=1
 
<baca juga>
Penambangan oleh Anak-anak

Anak-anak menyaring mica yang tercampur dengan kerikil. Kemudian mereka akan mengambil mica itu, untuk kemudian dibawa ke seseorang yang akan mengirimkannya ke luar negeri. Banyak keluarga tidak memiliki pilihan lain, dan tetap melakukan ini untuk mencari nafkah. Beberapa anak mulai bekerja di tambang pada usia lima tahun. Bila beruntung, mereka bisa mendapatkan 20-30 rupee (sekitar 4000-6000 rupiah) dalam satu hari kerja. Itupun tergantung dari kualitas mica yang mereka dapatkan. 
 

source: https://akm-img-a-in.tosshub.com/indiatoday/images/story/201908/Child_labour_Dhanbad_Reuters-770x433.jpeg?4Rc92JROaxoS6.6lTNoVKvefjBtyuvCf
source: http://www.asianews.it/files/img/INDIA_-_0612_-_Lavoro_minorile_112.jpg
 
Dampak yang Ditimbulkan

Setelah mica pergi untuk diproses sampai menjadi produk yang terpajang di toko, kita tak pernah tau fakta anak-anak yang harus mengorbankan nyawa untuk mendapatkannya. Misalnya tulang yang patah, kulit yang robek, penyakit pernapasan yang bisa merusak atau mungkin melukai paru-paru, dan terkadang kematian. Diperkirakan sepuluh hingga 20 kematian terjadi setiap bulan. Dalam beberapa kasus, keluarga korban diancam oleh operator tambang atau pembeli untuk tidak melaporkan kematian, atau mereka diberikan "ganti rugi" untuk tetap diam sehingga industri gelap terus berlanjut. Sudah kebayang bagaimana gelapnya rahasia dibalik highlighter ini?

source: https://s2.r29static.com/bin/entry/cfb/340x408,85/2162719/image.webp
 
<baca juga>
Apa yang Dapat Kita Lakukan?

Hal ini tentu saja diketahui oleh brand brand kecantikan. Beberapa perusahaan besar seperti L’Oréal, Estée Lauder Companies, LVMH, Coty, Chanel, and Shiseido telah bergabung dalam Responsible Mica Initiative (RMI) untuk menciptakan suplai yang etis dan transparan. Lush bahkan telah sepenuhnya mengeluarkan mica dalam produknya.

Kalaupun ada, mereka memiliki mica sintesis sebagai penggantinya. Hal selanjutnya yang kita, sebagai konsumen dapat lakukan adalah mencari informasi tentang produk yang akan kamu beli. Kamu tentu dapat menghubungi brand melalui DM, chat, surel, dan sebagainya, menanyakan apakah produk tersebut child labor-free. Satu lagi, berusahalah efektif dalam menggunakan produk yang sudah kamu beli.

source: https://cdn-a.william-reed.com/var/wrbm_gb_food_pharma/storage/images/publications/cosmetics/cosmeticsdesign-europe.com/headlines/regulation-safety/responsible-mica-initiative-releases-first-annual-report/9264214-1-eng-GB/Responsible-Mica-Initiative-releases-first-annual-report_wrbm_large.png

Sumber : https://www.refinery29.com/en-us/2019/05/229746/mica-in-makeup-mining-child-labor-india-controversy
https://vocal.media/theSwamp/makeup-s-dark-secret-child-mica-mines
https://inews.co.uk/news/world/the-glitter-victims-indian-children-suffer-for-the-mining-of-cosmetic-material-mica-515955
 


Related Articles
Popular Forum
Related Articles
Recommended Articles
Recommended Forum
Popular Blog
Popular Articles
Category Articles
Related Articles
Category Popular
Weekly Popular