Perhatikan Konsumsi Vitamin E untuk Kulit Berjerawat

Perhatikan Konsumsi Vitamin E untuk Kulit Berjerawat
source: http://www.womenshealthvn.com/wp-content/uploads/2015/07/28/uong-dau-ca-e1438079433334.jpg

Vitamin E merupakan kunci dari kecantikan kulit wanita. Namun tahukah Minasan bahwa vitamin E juga bisa menyebabkan jerawat menjadi lebih parah terutama pada jenis kulit sensitif dan berminyak? Hal ini sempat menjadi perdebatan apakah vitamin E sebaiknya dikonsumsi untuk orang yang memiliki kulit berjerawat atau tidak. Lalu bagaimana solusinya?

beautynesia.id merupakan salah satu media kecantikan wanita terbesar di Indonesia. Ada 20-30 artikel baru setiap harinya yang membahas tentang Kecantikan, Fashion, Health, Food, dan Giveaway menarik. Yuk, cek selalu artikel populer beautynesia.id setiap harinya dengan bookmark, Facebook, LINE (@beautynesia), dan Beautynesia Apps!

Penemuan Vitamin E
Vitamin E mulai ditemukan pada tahun 1922 pada saat Dr. H.M. Evans melakukan penelitian terhadap janin tikus. Dalam janin tikus terdapat substansi yang berfungsi mempertahankan janin agar tetap hidup. Sejak saat itu, substansi ini disebut sebagai vitamin E yang lebih dikenal sebagai vitamin untuk mencegah kemandulan. Barulah setelah muncul banyak penelitian ditemukan beragam manfaat dari vitamin E pada kulit.
Disebut vitamin E karena ditemukan setelah vitamin-vitamin yang sudah ada yaitu A, B, C, dan D.
source: https://id.wikipedia.org/wiki/Vitamin_E
Vitamin E Mengkonsentrasi Sebum
Sebum sangat mudah terkonsentrasi dengan vitamin E. Sebum akan mengambil vitamin E yang terserap oleh tubuh menuju ke permukaan kulit dan menyebabkan kulit semakin berminyak. Minyak membuat kotoran dan bakteri mudah menempel sehingga menjadi penyebab timbulnya jerawat. Selain mengurangi jumlah asupan suplemen vitamin E, mengoleskan vitamin E pada kulit wajah berjerawat juga tidak dianjurkan karena proses penyerapan vitamin E ke dalam kulit sangat lambat sehingga memungkinkan kotoran dan bakteri akan semakin mudah menempel.
<baca juga>
Vitamin E Sebagai Antioksidan
Sebagai antioksidan alami, vitamin E juga telah terbukti mampu menyembuhkan jerawat lebih cepat. Perlu diketahui, bahwa antioksidan pada vitamin E bekerja sangat baik ketika dikombinasikan dengan antioksidan lain seperti antioksidan yang terdapat pada vitamin C, vitamin A, dan selenium. Maka sangat penting bagi Minasan yang memiliki kulit berminyak dan berjerawat untuk mengkonsumsi makanan dengan kandungan vitamin yang lengkap di waktu yang sama. Pada vitamin A, antioksidannya mampu membunuh bakteri dan membantu mengurangi produksi minyak berlebih. Sedangkan antioksidan pada vitamin C berperan sebagai anti-bakteri dan mempercepat proses penyembuhan luka.
Vitamin C dapat memulihkan vitamin E ke bentuk tereduksi alaminya. Vitamin E dibutuhkan untuk membantu kerja vitamin A dan dapat melindungi efek samping dari vitamin A yang berlebihan. Karena zat besi inorganik merusak vitamin E, maka vitamin E dan zat besi sebaiknya tidak digunakan bersamaan. Kolestiramin, minyak mineral, dan alkohol dapat mengurangi penyerapan vitamin E di usus.
source: http://www.drwandy.com/index.php?option=com_content&view=article&id=73:antioksidan-iiivitamin-e&catid=36:perawatan-kulit&Itemid=11&lang=id
Dosis yang Dibutuhkan
Hal lain yang wajib diperhatikan adalah dosis vitamin E yang dibutuhkan oleh jenis kulit kita. Jika Minasan membeli suplemen vitamin E, pasti melihat ada angka yang diikuti oleh kata "IU". IU (Interntational Units) merupakan satuan yang digunakan untuk mengukur seberapa tinggi kandungan vitamin E pada setiap satu butir soft gel vitamin E. Jika jenis kulit Minasan adalah berminyak dan berjerawat, maka dosis yang dibutuhkan untuk dikonsumsi adalah sebesar 100-200IU. Selain memperhatikan jenis kulit, dosis vitamin E juga ditentukan oleh aktivitas kita di luar ruangan dan usia kita. Karena semakin lama kita terkena sinar matahari, maka dosis yang dibutuhkan juga semakin tinggi. Begitu pula jika usia semakin bertambah, dosis vitamin E yang dibutuhkan pun juga menjadi lebih banyak.
Dosis yang Dibutuhkan
source: http://www.healthy-skincare.com/benefits-of-vitamin-e.html
<baca juga>
Sedangkan jika usia Anda masih muda, memiliki kulit berminyak, dan hanya menghabiskan kebanyakan waktu di dalam ruangan, maka dosis yang dibutuhkan berkisar antara 100-200 IU saja.
source: http://sains.kompas.com/read/2012/08/16/15534153/Sudah.Tepatkah.Dosis.Vitamin.E.Anda.
Perlu diperhatikan lagi, mengkonsumsi vitamin E terlalu banyak selain dapat menyebabkan produksi minyak berlebih juga dapat menimbulkan masalah kesehatan. Ini menjadi peringatan baik bagi pemilik kulit berminyak, kulit normal, dan juga kulit kering. Efek buruk yang ditimbulkan ketika terlalu banyak mengkonsumsi vitamin E dalam jangka waktu yang lama menimbulkan diare, gangguan penglihatan, sakit kepala, mual, tubuh menjadi lebih lemah, hingga mengakibatkan kerapuhan pada tulang. Oleh karena itu, konsumsi suplemen vitamin E tidak dianjurkan melebihi 400 IU.
Sumber Vitamin E Alami
Jika Minasan ragu untuk mengkonsumsi vitamin E berupa suplemen, cobalah untuk mengkonsumsi vitamin E yang berasal dari makanan seperti sayur dan buah. Kita mungkin pernah mendengar larangan dari orang tua untuk tidak memakan kacang terlalu banyak karena bisa menyebabkan jerawat. Alasan itu masuk akal, karena kandungan vitamin E paling tinggi terletak pada kacang-kacangan dan biji-bijian. Maka pilihlah makanan dengan kandungan vitamin E yang tidak terlalu tinggi seperti brokoli, lobak, pepaya, tomat, asparagus, paprika, daun basil dan sebagainya.
Sumber Vitamin E Alami
source: http://www.isa-professional.com/blogs/news/18710413-anti-aging-benefits-of-vitamin-c-and-vitamin-e

Related Articles
Popular Forum
Related Articles
Recommended Articles
Recommended Forum
Popular Blog
Popular Articles
Category Articles
Related Articles
Category Popular
Weekly Popular